31 Januari, 2009

GAZA

Posted by Suguh Sabtu, Januari 31, 2009, under | 1 comment


Pada tanggal 27 Desember 2008, penjajah israel melancarkan agre

GAZA

DARI MUSLIHAT SAMPAI PESTA KEMENANGAN

A. muslihat dibalik agresi

27 Desember 2008 adalah hari pertama penjajah israel melancarkan agresi militer yang mereka sebut Mivtza Oferet Yetzukah atau Cast Lead operation ke jalur Gaza Palestina. Saat itu Tentara penjajah mengepung Gaza dengan kekuatan super fantastis. Mereka maju ke medan perang (lebih tepat medan jagal) dengan dukungan 176 ribu infanteri bersenjata lengkap, 286 helikopter serbu, 875 jet tempur berkecepatan supersonik, 2800 tank, dan 1.800 senjata artileri seperti meriam, rudal dan peluncur roket. tzipi livni mentri luar negri israel mengatakan kalau agresi ini dilakukan untuk menghentikan serangan roket para pejuang HAMAS kedaerah penjajahan dan menghancurkan terowongan terowongan bawah tanah yang digunakan untuk menyelundupkan senjata. Benarkah ?

Dibalik agresi militernya israel memiliki muslihat terselubung yang telah direncanakan secara matang beberapa bulan sebelum hari H dan bersifat permanen untuk mengkuhkan posisi mereka di timur tengah. Berikut adalah motif dua motif israel mengapa menyerang Gaza.

1. melenyapkan pengaruh HAMAS dijalur gaza dan seluruh Palestina

Israel menganggap HAMAS sebagai duri dalam daging. Pemimpin pemimpin, seluruh anggota dan simpatisan organisasi perlawanan ini bersikap progresif dalam mewujudkan negara palestina merdeka. HAMAS menolak berunding kalau hasil perundingan itu selalu berakhir dengan kerugian dipihak Palestina seperti yang telah dilakukan oleh Fatah selama ini. kalau boleh mengambil contoh, sebut saja Kesepakatan Oslo 1993. Dalam kesepakatan itu bangsa Palestina sebagai bangsa pribumi hanya mendapatkan 22 % dari seluruh wilayah palestina dan israel sebagai bangsa penjajah mendapat 78 %nya. Dari 22 % teritori Palestina ternyata luasnya kurang dari hasil kesepakatan, dimana tentara israel mengepung seluruh perbatasan dan memisahkan satu daerah dan daerah lain dengan membuat jalan jalan yang hanya dapat dilintasi oleh orang yahudi. Selain itu kesepakatan Oslo tidak memberi peluang bagi rakyat palestina yang diusir paksa dari rumah dan tanah mereka oleh aksi aksi Teror israel sejak 1948. HAMAS sudah muak dengan perundingan perundingan murahan gaya israel dan induk semangnya amerika. Mereka ingin menentukan nasib dengan cara mereka sendiri. Damai bagi HAMAS adalah ketika seluruh tanah jajahan israel dikembalikan kepada pemiliknya yang sah dan para pengungsi yang tercerai berai di berbagai negara dapat kembali ke tanah air mereka.

HAMAS dalam pandangan israel ibarat bocah bengal yang sulit diatur. Untuk menghentikan kebengalannya israel tak cukup hanya menjewer atau menampar tapi ia harus dihancurkan sampai keakar akarnya. Opsi melakukan serangan ke Gaza secara besar besaran dianggap logis karena disanalah pemerintahan HAMAS berkuasa.

2. Motif politik dalam negri israel

israel mengagresi Gaza karena akan melakukan pelimu legislatif. pemimpin pemimpin israel incumbent seperti tzipi Livni dan ehud olmert berusaha meraih kembali simpati publik setelah mengetahui kalau dalam berbagai jajak pendapat suara mereka selalu kalah oleh kubu oposisi yang dipimpin politikus ultrakonservatif Benjamin Netanyahu. lewat Agresi tersebut, pejabat israel yang sedang berkuasa ingin menunjukan kesungguhan mereka dalam melindungin keamanan rakyat mereka ditanah jajahan. Mereka sadar betul apa keinginan rakyat (lebih tepat pendatang haram). Semakin kejam mereka bertindak terhadap rakyat sipil dan kelompok kemerdekaan, semakin melemah perlawanan, semakin aman terirori jajahan, semakin besar pulalah peluang mereka untuk terpilih kembali pada periode kepemimpinan selanjutnya. Dalam hal ini yang dikorbankan oleh pejabat pejabat israel adalah bangsa palestina, yang menurut mantan perdana mentri menachem begin tak lebih dari sekedar binatang berkaki dua, dan karena mereka binatang maka israel bebas melakukan apapun pada rakyat palestina atas nama keamanan bangsa yahudi.

Melihat kedua motif di atas sungguh membuat perasaan siapapun yang masih memiliki hati nurani miris. israel sebagai bangsa penjajah melakukan segala cara untuk mengukuhkan posisi tanah jajahannya ditimur tengah. mengusir, membunuh, membantai menjadi hal yang lumrah bagi tentara tentara zionis dengan mengingkari kalau rakyat palestina adalah manusia. Namun Seperti lagu israel yang populer mengatakan, “seluruh dunia melawan kita, tapi kita tidak akan peduli sama sekali”, zionis akan berpura pura buta, tuli dan bisu terhadap realita yang sedang terjadi.

israel akan tetap menjadi israel dengan segala kepongahannya dan HAMAS adalah HAMAS yang akan terus berjuang demi kemerdekaan bangsanya. konflik diantara keduannya adalah konflik klasik antara sang terjajah dan sang penjajah. karena bersifat klasik maka hasilnyapun akan berakhir klasik, dimana sang terjajah kelak berhasil memerdekakan diri kendati untuk reraih kemerdekaan tersebut harus merentas jalan panjang berliku dan memerlukan sokongan dari berbagai pihak. Kita tunggu saja.

B. Tiga pekan yang menegangkan

Perang ala David versus Goliath yang semula diramalkan oleh petinggi petinggi militer israel hanya berlangsung selama tiga hari, kemudian setelahnya mereka dapat melakukan selebrasi kemenangan tepat pada malam tahun baru, ternyata molor sampai dua puluh dua hari. Diluar dugaan HAMAS dan faksi faksi perlawanan palestina lain mampu melayani gempuran penjajah. Dengan kekuatan dua puluh ribu pejuang mereka dapat bertahan bahkan menyerang balik serangan agresor dari dalam wilayah Gaza. Israel mengklaim 10 tentaranya tewas. Namun hal ini tak bisa dipercaya begitu saja karena israel adalah pembual nomor wahid yang selalu menyembunyikan jumlah korban baik yang tewas atau terluka jauh dibawah angka sebenarnya. Hal itu dikuatkan oleh konfrensi pers dari sayap militer HAMAS brigade Izzadin al Qassam. Juru bicara Al Qassam, Abu Ubaidah mengatakan para pejuang di Gaza telah menembak mati 49 serdadu penjajah dan melukai ratusan lainnya. Itu belum termasuk korban mati akibat ledakan roket dan tembakan sniper. Diperkirakan jumlah tentara penjajah yang tewas di medan pertempuran tak kurang dari 80 orang. selain itu 47 tank Israel hancur dan 4 pesawat tempur mereka jatuh. Satu diantaranya pesawat pengintai tanpa awak. selama agresi Al-Qossam mengaku telah melesatkan 980 roket yang terdiri dari 240 roket qossam, 213 roket grad dan 422 roket ringan.

Alih alih berhasil melumpuhkan basis peluncuran roket dan terowongan rahasia, tentara penjajah telah menciptakan pembantaian Jenin grag jilid dua. tentara tentara yang frustasi karena gagal menyelesaikan target oprasinya itu mejadikan sejumlah objek non militer sebagai sasaran tembak. Dua media Inggris, The Daily Telegraph dan BBC, menyebut apa yang terjadi di Gaza sebagai "hari paling berdarah sepanjang sejarah modern Gaza". Harian lain yang terbit di London, Daily Mail, malah menjulukinya sebagai hari paling kelabu di dunia selama 60 tahun terakhir. Bagaimana tidak dikatakan demikian, jumlah korban tewas higga tanggal 17 januari telah mencapai sekitar 1305 orang dan lebih dari 5400 terluka, 400 di antara mereka dalam kondisi sangat parah. Belum lagi kerusakan diberbagai sektor pelayanan umum, gedung-gedung institusi publik, lembaga dan hak milik pribadi. Bombardemen Israel juga menghancurkan institusi-institusi kesehatan, pendidikan, olah raga dan gedung-gedung milik Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East). Agresi juga telah melumpuhkan seluruh lini kehidupan sosial dan ekonomi di Jalur Gaza. Ketua Badan Pusat Statistik Palestina Dr. Lui Shabana mengatakan kerugian ekonomi nasional di Jalur Gaza mencapai lebih dari 1,9 milyar USD.

Setelah tak kunjung berhasil menyelesaikan oprasinya, tentara tentara penjajah yang telah frustasi ditarik mundur (17/1). israel secara sepihak menyatakan gencatan senjata dalam konflik tersebut. Dua hari kemudian HAMAS turut menyatakan hal yang sama setelah penjajah mengumumkan akan menarik pasukannya dari jalur Gaza dalam waktu 1 minggu. Dengan ditariknya pasukan israel dari wilayah Gaza, menandakan Misi israel dalam agresinya selama ini tidak mencapai target yang diinginkan. lebih dari itu militer penjajah mengalami kerugian besar dari sisi militer. niat untuk menghapus eksistensi HAMAS secara permanen terbukti gagal. HAMAS justru semakin kuat karena berhasil memenangkan perang militer dan sukses meraih simpati dunia atas perjuangannya. Popularitas yang ingin diraih oleh tzipi livni dan ehud olmert lewat serang ini justru menjadi bumerang. Seluruh dunia mengutuk apa yang telah dilakukan israel pada Gaza, dan kendati tidak mudah, berbagai organisasi HAM menuntut otak pelaku penyerangan untuk diadili dimahkamah internasional.

Sementara di Gaza menyambut kemunduran tentara israel dari wilayah mereka, puluhan ribu warga Palestina (20/1) keluar ke jalan-jalan melakukan longmach untuk merayakan kemenangan para pejuang, meski kehancuran besar-besaran terjadi di Jalur Gaza. Mereka berjalan dari sekolah Fakhora di kamp pengungsi Jabalia di utara Jalur Gaza dimana israel melakukan pembantaian yang menyebabkan 45 orang tewas dan 150 lebih luka-luka. Kemudian longmarch dilanjutkan menuju rumah Dr. Nazzar Rayyan yang gugur bersama keluarganya karena bom israel. Di Khan Yunis, Rafah selatan Jalur Gaza, Nasherat, Buraij, Der Al-Balah, ribuah warga Palestina juga keluar merayakan kemenangan. Dalam aksi ini sejumlah besar pejuang dan tokoh HAMAS yang ikut serta, menarik perhatian warga di sekitar jalan. Warga Palestina mengibarkan bendera hijau HAMAS dan meneriakkan dukungan kepada mereka. HAMAS lewat juru bicaranya Taher Al-Nunu menyatakan akan membayar kompensasi 1.000 euro kepada keluarga korban tewas dan 4.000 euro bagi setiap rumah yang hancur akibat serangan Israel di Jalur Gaza. Bagi warga yang cedera mendapat dana konpensasi sebesar 500. (sanur sukur)


sumber

  1. www.arrahmah.com, Hamas, Brigade Izuddin Al Qassam & Seruan Jihad Yang (Seharusnya) Tidak Pernah Padam, Senin 19 Januari 2009

  2. www.arrahmah.com, Ribuan Warga Gaza Rayakan Kemenangan, 24 Muharram 1430 / 21 Januari 2009

  3. www.arrahmah.com, Percik darah diserambi Al Quds, akankah kita diam, 24 Muharram 1430 / 21 Januari 2009

  4. www.jawapos.com, karena pemilu dan Obama, 21 Januari 2009

  5. www.infopalestina.com, Al-Qossam Bunuh 80 Serdadu dan Lessakan 980 Roket, 19 januari 2009

  6. www. infopalestina.com, Data Sementara: Kerugian Ekonomi Langsung Mencapai Lebih 1,9 Milyar USD, 20 januari 2009

  7. www.republika.co.id, Hamas Bayar Keluarga Korban Tewas Gaza 1.000 Euro, Jumat, 23 Januari 2009

  8. www.wikipedia.com, Konflik Israel-Gaza 2008-2009



www.sanursukur.blogspot.com



1 komentar:

sebuah pemaparan yang cerdas..
ada intrik-intrik politik (dalam negeri) yang diperlihatkan para politisi israel untuk meraih dukungan publik..

YANG PALING KEREN SEDUNIA

TRANSLATE THIS BLOG

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Widget by Suriyadi
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Tags

Blog Archive

Arsip Blog