Langsung ke konten utama
NENG

NENG
Membaca garis hidupmu
Pada selembar daun lontar,
Buram sangat
Bayangan abu lekat
Menlintasi pematang rapuh
Mengijak jalan setapak luruh
Adalah engkau,
Yang tak pernah tahu
Kemana arah kaki melaju
Karena hati terlampau bimbang
menimbang putusan
Komentar