INLANDER


(Untuk para penjilat dan calon penjilat)
Lantaran protes
Soal dua ketip duit kopra
Kena tilep mandor kebun,
Seekor cacing tanah kudu Mati
dibedil kumpeni

“Inlander ekstimist !”,
Nyalak meneer Valkeneer.
Ia menggonggongi kuli kuli
Biar tak berani bikin telikung lagi

Gundik gundik dan cecunguk
Rebutan mencium lars sepatunya.
“bijak nian tuan
kalau lagi berfatwa”

Jilat mereka

Komentar

bandit™perantau mengatakan…
hooo...
Mendalam kawan...
Mendalm kata-katanya...



Salam perantauan
Miawruu mengatakan…
Wah... ada sastrawan baru pengganti WS Rendra neh hehehehe terus berkarya bro...
sifa mengatakan…
keren sob, mantep dech pokoknya. tp sifa punya pandangan beda tentang gundik inlander dalam bukunya pramodia A. yang berjudul bumi manusia, tokoh nyai ontosoroh. pernah baca ga?
Mlaty mengatakan…
ai sobat sanur..
puisina slalu keren, maju terus ya sob..
sanur mengatakan…
@ bandit pangaratto...makasih dah komen yaaa.....very nice to be your friend

@miawruu@ aduh2..nggak lah, q cuma pemain amatir.....tapi rindu eksis hihihihi

@sifa@ saya pernah dengan tapi belum pernah baca....yang saya sebut inlander dalam tulisan ini adalah kuli2nya sementara cecunguk dan gundik adalah oknum inlandernya yang berpihak pada belanda

@mlati...klo dibandung "maju terus" itu mana toko buku...hihihi.....tp emang kita harus terus maju.....bwt melati salam dangdut selalu buat kamu
NURA mengatakan…
salam sobat
maaf baru balas,,tadi internetnya mati.
bagus banget puisinya,,banyak kata2 yang indah terutama yang,,,duwit ketip, seperti apa ya..?
Aneuk Nanggroe mengatakan…
Sobat.. Masih adakah Watak Peninggalan Belanda di Negeri kita.???
sanur mengatakan…
@ Bunda Nura...duit dua ketip.....is tilah mata uang dulu....kaya rupia zaman sekarang..terimakasih suportnya

@ anneuk nagroe...yaaa masih ada mentalitas kolonial di negri kita ini kawan..yang paling simple contohnya adalah warisan menjilat....orang cari muka pada atasannya sekaligus menendang kawannya. tidak ada persahabatan. yang ada cuma meraih keuntungan individual

Postingan Populer