12 Juni, 2011

NYARIS 'MATI' (KUMPULAN FIKSI MINI)

Posted by Suguh Minggu, Juni 12, 2011, under | No comments


ANAK PEMULUNG

“Sekolah dimana dik?” “Jangankan sekolah, mimpi punya buku saja saya akan dianggap gila pak”.

SELINGKUH

“Mah, ini Ely selingkuhan papah” “Oh cantik sekali pah” “Emang mama ga cemburu?” “Ngga, Ely kan pasien sifilis mama”.

AYAH

Ku jeratkan kawat jemuran waktu ia lengah. Tak apalah. Aku hilang keperawanan. Dia hilang nyawa. Maafkan aku ayah.

ISTRI

“Makasih mas” kata istriku. Aku kembali ke pangkalan ojek. Nanti subuh seperti biasa aku kan menjemput ia lagi, ke Doli.

WISUDA

“Mama ga bisa datang, lagi ke Singapur. Ya kan bi?” ‘Bibi’ tersipu. Tahu diri, ia pun menjauh. Lalu pergi sambil terisak.

ANAK

Saking sibuknya ayah, untuk curhat putus pacaran saja, harus buat janji dulu dengan sekertarisnya.

ADIK

Aku tanya ia dari belakang, “Ade lagi apa?” gelagapan ia menjawab, “Lagi buka email! beneran!! Ga buka folder ko”.

OPERASI

Lepas berpakaian sama sama, ia meletakan 25 juta diatas meja. “Bagaimana ibumu?” aku ingat ibu yg tergolek di ruang operasi. Ya begitulah, paman”.

PELURU

Tiba di markas baru ia sadar apa yang hilang. 12 peluru dalam magazine, 1 sisanya tertinggal di kepala mahasiswa.

PLAGIAT

Seorang guru besar, memplagiat karya ilmiah. Simsalabim! Besoknya bayangan dirinya serupa lutung.

DPR

Ada anggota DPR, gemar lawatan ke luar negri, simsalabim! Besoknya kena ambeyen.

PENULIS BUKU

Penulis buku, tulisannya dibajak saban tahun. frustasi. Besoknya berganti kewarganegaran.

TURIS DAN SEKOLAH

“Great!” kata turis Belanda itu. Ia bilang murid murid disini penyayang hewan semua. Sampai sampai belajarpun di kandang bebek.

RAMAL

Kata mbah Roso, kalau anak bapak suka main solitaire, artinya nanti tidak cocok kerja di air. Cocoknya jadi anggota DPR

ORBA

Tanaman hias sekolah dimakan kambing. Mau diusir atau ditangkap? baiknya Kita minta petunjuk daripada bapak presiden saja.

TOLERAN?

Sembilan bulan lalu tergenapkan hasratnya. Hari ini ia buang bayinya.

12 MEI

“Lihat Han pulang”, kata ibu. Lagi di halaman ia berjikrat girang. Lagi, dua orang perawat menyuntikan obat penenang.

ORBA

Jangankan protes, malam malam empat orang kumpul main halma saja, bisa dituduh subversif.

PIKUN

Saking pikunnya ayah. Hampir saban malam, ia tak lagi bisa membedakan antara kamar mama dan kamar mbok Ijah.


06 Juni, 2011

KUMPULAN GOMBALAN TER-LAIK DIS

Posted by Suguh Senin, Juni 06, 2011, under | 1 comment

Aaaaahh daripada kepala saya makin jangar, mending bikin ginian dulu...


Nyenggol

Apa bedanya, nyenggol Polisi sama nyenggol kamu?

kalo nyenggol Polisi masuk penjara, nyenggol kamu masuk KUA

Tukang Gali Sumur

Tau ngga? Cinta aku ke kamu itu kaya ngegali sumur. Makin digali makin dalem. Makin dalem makin cinta.

Tukang Baso tahu

Neng, tukang baso tahu ya? Piringnya belum diketok, getaran cintanya udah nyape duluan.

Ojeg Payung

Aa : Kamu pasti tukang ojek payung?

Eneng : Ih sembarangan, emangnya kenapa A?

Aa : Soalnya, kamu telah meneduhkan hati ku.

Bajak Laut Somalia

Ih dasar ya kamu Bajak laut somalia. Sampe hari ini masih menyandera hati ku.

Kaya BBM

Tau ngga, cinta aku ke kamu itu kaya BBM, bisa naek tapi ga bisa turun.

Nulis Skripsi

Aku pengen deh skripsi ku ga beres beres, biar tiap hari selalu dibimbing kamu.

UN

Ngeliat kamu hari ini bikin aku pengen belajar terus. Karena kamu telah meng-UN-kan hati ku.

Anak ITB

Kamu : Kamu anak ITB ya?

Dia : Eh, kok tau?

Kamu : Soalnya kamu imut kaya patung Ganesha.

Pribtu Eka

Kamu : Briptu Eka ya?

Dia : Bukan, emang kenapa?

Kamu : Kok belum apa apa, aku langsung pengen diborgol asmara sama kamu

02 Juni, 2011

HUMANISME PERPUSTAKAAN BELANDA

Posted by Suguh Kamis, Juni 02, 2011, under | No comments

Rakyat Belanda yang kesohor gila baca itu menempatkan bangsa mereka sebagai salah satu bangsa yang berada pada jajaran terdepan di bidang pendidikan. Riset menjadi amat digandrungi hingga menempatkan sebelas universitas negeri kincir angin pada daftar dua ratus Universitas terbaik versi Times Hinger Education Supplemen pada 2009.

Pencapaian gemilang tersebut mengerucut menjadi pertanyaan, apa faktor mendasar yang mendukungnya? Lalu bisakah kita menyamai bahkan melebihinya?

Humanisme Perpustakaan

Di Belanda peran pemerintah amat kentara. Akses mendapat bahan bacaan berkualitas didukung dengan perpustakaan perpustakaan yang mereka bangun. Terdapat 171 gedung perpustakaan yang tersebar di 418 gemeente (kota atau desa). Tiap kota dan desa memiliki satu bahkan lebih dari dua perpustakaan.

Di Den Haag yang berpenduduk setengan juta jiwa, terdapat sembilan belas gedung perpustakaan. Lain lagi dengan Delf. Kota kecil berpenduduk 96.000 jiwa pada Februari 2005 ini, memiliki tiga perpustakaan umum disamping perpustakaan Techniek Universiteit (TU Delft) yang berbangunan modern.

Sedang fasilitas tak kalah mumpuni. Subsidi besar diberikan pemerintah. Sebagai contoh, menurut pengakuan Pustakawati di perpustakaan umum Arnhem, Martha Dwi Susilowati, perpustakaan tempatnya bekerja mendapat sokongan dana sebesar 3 juta euro per tahun.

Hal ini berimbas pada jumlah buku yang terus bertambah. Di Koninklijke Bibliotheek atau Perpustakaan Nasional di Den Haag, pada 2004 saja terdapat terdapat 3,3 juta material perpustakaan. Terdiri dari 2,5 juta berbentuk buku dan naskah-naskah anuskrip abad pertengahan sampai publikasi mutakhir.

Dari sisi layanan, hal hal birokratis dipangkas. Bagi anak anak dibawah delapan belas tahun dibebas-biayakan. Khusus bagi mereka, terdapat ruang khusus bisa dimasuki oleh mereka saja. Selain terdapat buku buku menarik, merekapun dimanjakan dengan sejumlah fasilitas seperti VCD/DVD, CD Room, mainan dan perangkat komputer dengan koneksi internet. Ada kalanya petugas perpustakaan tak hanya bertugas memelihara buku tapi bertugas pula sebagai story teller. Mereka melayani tiap anak dengan simpatik.

Pengelola menyelenggarakan sejumlah event rutin. Seperti lomba menggambar dengan tema tertentu.Dilain kesempatan untuk memperingati pengarang buku anak terkenal Annie M.G. Schmidt yang sudah meninggal, diadakan lomba mewarnai tokoh Floddertje yang merupakan figur karangan Annie.

Bagi orang dewasa perpustakaan Kerajaan (Koninklijke Bibliotheek) di Den Haag dapat dijadikan alternatif kunjungan. Selain dilengkapi sejumlah buku, dikabarkan pada 2011 ini Koninklijke Bibliotheek akan melansir situs khusus yang memuat seluruh koran Belanda yang terbit antara 1814 sampai 1998, ditaksir terdapat 8 juta halaman. Juga seluruh buku dan majalah yang pernah dipublikasikan di Belanda akan di-digitalisir dan diunggah ke situs itu.

Percepatan Pendidikan Kita

Dengam segala fasilitas tadi, warga Belanda bisa membaca kapan dan dimana saja. Tak heran pendidikan mereka melesat dengan cepat. Hal itu dapat kita jadikan model. Musti ada sinergi dari pemerintah dan siapapun yang beritikat memajukan pendidikan di negeri ini. Pembangunan sarana seperti gedung perpustakaan dan fasilitasnya musti digalakan.

Hal ini membuka kesempatan untuk mewujudkan pendidikan ramah bagi siapapun. Hingga kelak tak membuat pelajar dan mahasiswa kita cuma berangan dengan mengatakan, “Als ik eens Nederland was, seandainya aku seorang Belanda.”

Pustaka

YANG PALING KEREN SEDUNIA

TRANSLATE THIS BLOG

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Widget by Suriyadi
Ada kesalahan di dalam gadget ini

Tags

Blog Archive

Arsip Blog